#02 Doa

Setiap manusia pasti memiliki harapan yang didalamnya terdapat kebaikan untuk dirinya atau bahkan untuk orang lain. Baik secara verbal maupun digumamkan di dalam hati, harapan-harapan itu bernama doa. Doa memang tidak terlihat wujudnya, tapi ia akan selalu sampai kepada Yang Maha Mendengar. Menampung seluruh doa-doa hambaNya yang ada di muka bumi, memilih doa mana yang akan diwujudkan secara langsung, doa yang harus ditunda dulu karena belum saatnya untuk diberikan, doa yang digantikan dalam bentuk lain dan doa mana yang ditolak. Ya, Allah bisa menolak doa kita karena bisa jadi doa itu bukan doa yang baik atau justru Ia lebih tahu mana yang terbaik untuk kita. Allah Maha Bijaksana.

Di hari kedua Ramadhan kemarin, di rumah sedang ada pesanan yang alhamdulillah agak besar, jadi seluruh anggota keluarga membantu menyelesaikannya sampai hari ini. Waktu itu, aku sedang mengerjakan pesanan berdua dengan ibu di ruang keluarga, sambil mengobrol macam-macam. Sampai akhirnya ibu cerita tentang dibalik tak terduganya pesanan ini.

“Kemarin, ibu sama ayah punya target dapat orderan yang nilainya sekian juta. Eh, nggak lama dari itu, Alhamdulillah Allah kasih teh. Ini orderan teh segitu-eun. Ibu mah percaya ya, selain ikhtiar kita yang cuman promosiin bisnis ini lewat internet, ada doa Ema (Nenek) di hasil ini. Ini pasti karena doa Ema,” kata ibu sambil meneruskan mencabut stiker ini. Ya, ini bukan soal usaha atau kehebatan seseorang, ia bisa berhasil. Tapi, karena ada doa-doa orang lain dibelakang dia yang merayu Allah agar kebaikan bisa sampai pada dirinya. Atau bisa jadi ada mereka yang selalu meng-aamiin-kan setiap doa yang selalu dia panjatkan.

Doa adalah bagian hidup yang tidak boleh terlepas dari aktivitas sehari-hari kita. Kita bisa apa tanpa-Nya? Justru sombong kalau kita tidak berdoa. Aku selalu percaya pada-Nya, setiap doa akan diberi jawaban yang baik. Tergantung bagaimana kita menerimanya.

Perihal doa, apa yang biasanya kau bicarakan dengan Tuhan? Jangan sampai keasyikan berdoa untuk diri sendiri, harus ingat pula untuk mendoakan orang-orang yang sudah berbuat baik pada kita. Biar kebaikan itu akan terus berulang dan menular kepada yang lain.

4 Ramadhan 1437 H/ 9 Juni 2016

23:25 WIB

Advertisements

#01 Kesehatan

Bismillah..

Alhamdulillah bulan Ramadhan yang selalu dinanti umat muslim akhirnya tiba kembali. Hamba-hambaNya yang masih diberi kesempatan bertemu lagi dengan bulan penuh rahmat dari Allah ini tentu perlu persiapan yang baik untuk menyambutnya. Persiapan yang dimaksud bukan hanya persiapan fisik seperti makan apa ya di saat sahur atau buka nanti, mukena dan sajadah sudah dicuci atau segala yang bisa dilihat. Tapi, persiapan diri kita untuk mencari dan melakukan amalan yang terbaik di bulan suci ini karena ya Allah sedang melipatgandakan pahala.

Persiapan Ramadhan. Ya, salah satu yang terpenting adalah kesehatan. Oh, justru yang utama. Karena dengan badan yang sehat, stamina yang bagus, melakukan apapun pasti akan terasa mudah. Apalagi, bulan Ramadhan ini Allah sedang menabur pahala di setiap kebaikan sekecil apapun di muka bumi. Jika sakit? Sayang, terkadang melakukan ibadah pun terasa sulit. Jadi, sehatkanlah dulu tubuh kita. Aku bicara ini untuk mencambuk diri sendiri sebenarnya he he.

Sudah seminggu lebih tubuh ini tidak se-fit biasanya, setelah sakit kepala, demam datang, kemudian batuk sampai nangis-nangis. Salah sendiri juga sih sebenarnya he he. Membiarkan imun yang ada di tubuhku bekerja dengan sendirinya, “sesembuhnya aja lah, nggak usah minum obat,” kataku. Akhirnya, sakitnya nggak beres-beres kayak kuliah. Eh. Seperti jodoh, kesehatan pun harus dijemput. Dengan apa? Tentu dengan usaha kita untuk sembuh, dengan pergi ke dokter atau minum obat. Meskipun belum sehat total, iya aku sudah ada usaha untuk minum obat kok, udah. *peace*

Sebelum bulan Ramadhan datang, masyarakat sunda mempunyai tradisi untuk berkumpul bersama keluarga, kerabat atau siapapun di dua hari atau sehari sebelum 1 Ramadhan, biasanya disebut dengan munggahan. Atau istilah familiarnya silaturahim. Tepat sehari sebelum berpuasa, alhamdulillah aku bisa berkumpul dengan keluarga dan sahabat. Tapi dengan sahabat-sahabat ini, tidak menyengaja untuk munggahan. Setiap hari ahad atau sabtu memang ada mentoring yang menjadi agenda yang harus aku ikuti, karena bisa men-charge semangat hidup, ibadah serta segala macamnya, bagiku. Ya, sekalian berkumpul menambah semangat untuk menyambut bulan Ramadhan lah ya.

Mentoring di hari itu hadir tujuh orang termasuk teteh murobinya, tiga orang lagi tidak bisa hadir karena sakit. Entah kita kompakan atau gimana, sebagian besar dari yang hadir ini pun sedang tidak enak badan, termasuk aku sendiri. Saat mentoring, ada yang batuk, bersin, suaranya serak bahkan ada yang mengantuk karena sebelumnya dia minum obat. Tetapi sakit kali ini bukannya jadi lemas, justru alhamdulillah jadi banyak tertawa karena melihat tingkah kita yang pada sibuk sama sakitnya masing-masing.

Benar ada pepatah bilang kesehatan itu mahal. Yap, bukan dalam nominal, tapi karena berbagai macam aktivitas yang seharusnya bisa kita kerjakan akan hilang begitu saja. Jadi, jangan pernah mengesampingkan kesehatan. Jika sakit, harus bergegas diobati ya.

Alhamdulillah, mentoring kemarin mempererat tali persaudaraan kita. Saling mendoakan satu sama lain untuk kebaikan kita semua. Dengan silaturahim, kita jadi tahu keadaan masing-masing, agar bisa memperpanjang usia kita. Memperpanjang usia dalam artian memperpanjang dan memperbanyak kefektifan dan keberkahan usia yang diberikan oleh-Nya. Akhir kata, semoga selalu diberi kesehatan ya teman-teman, lekas sembuh kita! Dan mudah-mudahan Ramadhan tahun ini bisa lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Aamiin.

3 Ramadhan 1437 H / 8 Juni 2016

00:08 WIB

Just For Fun Aja

Just for fun, ikutan geje-gejean dari blog sebelah 😀

ABC About You Questions:
A – AVAILABLE: Doain aja, semoga hilang-hilangan kemarin itu yang terakhir.
B – BIRTHDAY: 25 November 1993
C – CRUSHING ON: Joe Jonas, maybe. Haha udah nggak terlalu begitu gila sama fans-fansan.
D – DRINK YOU LAST HAD: Air mineral semalem tadi habis makan nasi goreng. Hari ini belum ada minum apapun
E – EASIEST PERSON TO TALK TO: Talitha Meta Ariesya
F – FAVORITE SONG: Nggak ada lagu favorit, cuman sekarang lagi suka sama lagu-lagunya Payung Teduh, khususnya Perempuan yang Sedang Dalam Pelukan
G – GUMMY BEARS OR GUMMY WORMS: Gummy bears (yaudah jawab ajalah ya)
H – HOMETOWN: Kota Kembang yang lagi terus direnovasi sama Kang Emil.
I – IN LOVE WITH: Belum ada.
J – JUGGLE: Paling bisa ngilangin koin, tapi audiencenya harus anak kecil.
K – KILLED SOMEONE : Talitha Meta Ariesya. You know, every person has a bad disposition. I wanna kill her.
L – LONGEST CAR RIDE: Kalau pake mobil paling jauh ke Baleendah -_- masih belajar pake mobil.
M- MILKSHAKE FLAVOR: Vanilla.
N – NUMBER OF SIBLINGS: 3
O – ONE WISH: I wanna be a great Muslimah. Di mata Allah. Aamiin.
P – PERSON YOU CALLED LAST: Raisah. Bikin khawatir nih orang semalem, di LINE nggak bales-bales, Tahunya udah tidur~
R – REASON TO SMILE: LANGIT!
S – SONG YOU LAST HEARD: Nih, lagi denger lagu Payung Teduh – Kita Adalah Sisa-Sisa Keikhlasan yang Tak Diikhlaskan
T – TIME YOU WOKE UP: Masih sering bangun kesiangan 😦 Jam setengah 6.
U – UNDERWEAR COLOR/PATTERN: Lebih suka polos.
V – VEGETABLE(S): Suka sayur-sayuran tertentu aja.
W – WORST HABIT: Cemas berlebihan. Ngaruhnya ke pikiran, badan, kegiatan.
X – X-RAYS YOU’VE HAD: Never.
Y – YOYOS ARE: Yoyos teh apa?
Z – ZODIAC SIGN: Sagitarius.

Random Questions About You:
Spell your name without vowels: t-l-t-h
What color do you wear most?: Ungu.
Least favorite color?: Pink.
What are you listening to?: Payung Teduh – Kerinduan.
Are you happy with your life right now?: Sudah mulai membiasakan diri untuk membahagiakan hidup.
What is your favorite class in school?: Math. Tapi masuk kuliah sekarang ke desain, alhasil matematikanya lupa.
When do you start back at school/college?: Nanti Senin.
Are you outgoing?: Nanti siang, mau ada mentoring.
Favorite shoes? : Flat shoes.
Where do you wish you were right now?: Gunung. Ah, gunung apapun!

THE CANS:
Can you dance?: Pengen bisaaa!
Can you tie a cherry stem with your mouth?: Bisa atuh, cuman dijepit di mulut aja kan. Asal nggak dimakan.
Can you whistle?: Bisya.
Write with both hands?: Bisya. Tapi hasilnya ya beda.
Walk with your toes curled?: Emm…kalau dicoba, ada asuransinya?

THE DO’S:
Do you believe there is life on other planets?: Yup!
Do you believe in miracles?: Yup! Buat Allah apa yang nggak bisa.
Do you believe in magic?: Just a trick.
Love at first sight? Not yet.
Do you believe in Satan?: Iyah.
Do you know how to swim?: Ah, ini olahraga yang paling rileks dan lagi dilatih lagi. Pengen berenang lagi.
Do you like roller coasters?: Syuukaaa!
Do you think you could handle the stuff they eat on those reality shows?: Ngapain?

THE HAVES:
Have you ever been on a plane?: Pernah, sekali. Pengalaman pertama ke Bali haha.
Have you ever asked someone out?: Yeah.
Have you ever been asked out by someone?: Yeah.
Have you ever been to the ocean?: Yeaah.
Have you ever painted your nails?: Pernah dulu waktu masih SD, ya namanya juga anak kecil. Coba-coba.

THE WHATS:
What is the temperature outside?: Mendung-mendung gimanaaaa gitu.
What radio station do you listen to?: Ardan FM biasanya.
What was the last restaurant you ate at?: Kemarin ke Little Wings nggak pesen makan cuman White Coffee aja.
What was the last thing you bought?: Ice White Coffee ituh.
What was the last thing on TV you watched?: Nonton film pembunuhan gitu di Universal HD.

THE WHOS:
Who was the last person you IM’d?: IM teh apa?
Who was the last person you took a picture of?: Sinta sama Gina.
Who was the last person you said “I love you” to?: Ibu, tapi secara nggak langsung.

HAPPY SECTION.
Are you a happy person?: I’m trying.
What can make you happy?: Looking at Langit (lebih suka sebut langit daripada sky)
Do you wish you were happier?: Siapa sih yang nggak mau bahagia.
Can music make you happy?: Yup.

LOVE SECTION.
How many times have you had your heart broken?: Dua, eh tiga, em mungkin empat atau lima. Nggak tahu deh haha
Have you ever loved someone so much that you’d die for ? : mungkin pernah.

LOOK AT ME.
What is your current hair colour: Hitam.
Current piercings?: Lebih enak bahasanya anting kali ya? Yeah, I wear it.
Have any tatoos?: Nope.
Eye color?: Brown.

IN A BOY/GIRL:
Favorite eye color: Brown.
Short or long hair: Pendek aja ah.
Height: Iya, pengennya mah sih emang lebih tinggi dari aku.
Best clothing : Bisa sesuain sama tempat lah yaaa.

HAVE YOU EVER
Been to jail: Pernah dulu SMA. Lagi observasi.
Mooned someone: hah?
Laughed so hard you cried: Sekarang jarang. Kasian ya -_-
Cried in school: Pernah. Pernah.
Thrown up in a store: Wahahaha never.
Done something really stupid that you still laugh at today: Pernah. Kejadian ke Moko. Nggak pernah dilupain haha.
Gone skinny dipping: Atuhlah.

THIS OR THAT
Pepsi or Coke: Mungkin Pepsi. Tapi nggak begitu suka soft drink beginian.
McDonald’s or Burger King: McDonald’s mereun.
Single or Group Dates: Single. Kalau udah punya suami mah.
Chocolate or Vanilla: Vanilla.
Meat or Veggies: dua-duanya.
TV or Movie: Movie
Guitar or Drums?: Guitar.
Adidas or Nike: Emm..
Chinese or Mexican: Mexican mungkin.
Cheerios or Corn Flakes: Corn Flakes.
Cake or Pie: Pie.
MTV or VH1: MTV.

Penciptaan Manusia Pertama

00000313

Ingin sedikit sharing lagi kisah nyata tentang permulaan bagaimana manusia pertama diciptakan, pasti udah banyak yang tahu kan ya. Apa hayo? Apa? Manusia berasal dari kera? Wah, kayaknya itu teori jadul ya hehe. Emang ada yang mau disamakan dengan hewan? 😀 Yaps, yang benar adalah manusia pertama yang diciptakan oleh Allah yaitu Nabi Adam AS. So, let’s sharing.

Pada zaman sebelum manusia diciptakan, Kerajaan Allah yang sangat-sangat luas itu berada di langit juga di bumi. Luas sekali, bukan? Tentu saja, Allah sangat mampu mengatur semuanya, toh Allah yang menciptakannya, yang mengatur seluruhnya, Allah Sang Maha Besar. Namun, Allah pun menciptakan staf-stafnya untuk melaksanakan tugasnya di Kerajaan Allah itu. Staf yang pertama diciptakan Allah terbuat dari cahaya, kemudian Allah memberikan namanya dengan malaikat. Staf kedua diciptakan dari api, Allah namakan iblis. Staf-staf yang Allah ciptakan adalah makhluk yang taat. Taat dalam arti menjalankan tugasnya yang diperintah Allah di Kerajaan Allah bagian langit (di surga) Ya, dulu Iblis yang kita kenal sekarang adalah makhluk yang jahat, padahal dulu itu iblis pun sempat menjadi makhluk Allah yang taat lho. Sampai pada waktunya… Allah mengumumkan kepada para staf malaikat dan iblis akan menciptakan makhluk lagi yang akan melaksanakan tugasnya di Kerajaan Allah bagian bumi. Yap, makhluk itu akan dibuat Allah berasal dari tanah. Mudah sekali bagi Allah untuk menciptakan sesuatu, kun fayakun! (maka, jadilah jadi!). Makhluk Allah ini disebut manusia. Manusia ini adalah manusia pertama yang Allah ciptakan dan diberi nama Adam. Sebelumnya, Allah sudah mengumumkan bagaimana karakteristik manusia itu, salah satu yang ditangkap oleh malaikat dan iblis adalah membuat kerusakan di muka bumi, padahal masih banyak potensi yang manusia miliki. Kemudian, malaikat dan iblis agak sedikit protes dan tidak setuju dengan penciptaan makhluk tersebut, dengan alasan karakteristik manusia yang pernah Allah umumkan. Begini, biar lebih jelasnya, Allah sudah memberikan kalam-Nya melalui media Al-Quran.

Coba kita buka surah Al-Baqarah ayat 30. Artinya begini,

“Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: ‘Sesunggungnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.’ Mereka berkata: ‘Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?’ Tuhan berfirman: ‘Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”

Sudah tentu kan, Allah menciptakan sesuatu tidak sia-sia, pasti ada tujuan yang ingin Allah berikan. Ibaratnya seperti ini, jika kita ingin membuat kue. Sudah siaplah bahan-bahan serta peralatannya, resepnya sudah ada nah dibuatlah semua bahan. Akhirnya kue itu jadi deh. Nah, kita punya tujuan kan dari pembuatan kue itu, entah itu untuk dimakan sendiri, dikasih ke orang lain atau dibuat untuk menjadi barang dagangan. Nah, Allah pun seperti itu, menciptakan manusia yang mempunyai karakteristik merusak bumi tapi toh Allah malah memilih manusia, dibanding makhluk Allah sebelum manusia. Dan kalian tahu, so sweet nya Allah, kalau dalam bahasa kitanya mah, Allah tuh membela manusia, memilih manusia, mempercayakan manusia menjadi stafnya untuk bertugas di Kerajaan Allah bagian bumi yang sudah dibentuk sedemikian rupa dengan sangat indah. Karena apa, karena Allah tahu, manusia sangat mampu melakukan tugasnya.

Dari surah Al-Baqarah itu, setelah Allah berfirman “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” para malaikat pun mengiyakan. Sangat patuh pada Allah. Apa yang Allah perintahkan, para malaikat ikuti dan para malaikat bertaubat karena telah memprotes ciptaan Allah. Beda hal dengan para iblis.

Dalam surah Al-Baqarah ayat 34, “Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: ‘Sujudlah kamu kepada Adam,’ maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir.”

Mereka masih tidak menerima ciptaan Allah itu, karena mereka merasa lebih dibanding manusia, kebanyakan teori bilang iblis bisa merasa sombong karena bahan penciptaannya itu terbuat dari api, sedang Nabi Adam terbuat dari tanah. Tak ada apa-apanya. Apalagi ini harus bersujud kepada Nabi Adam, “ih siapa lu?!” mungkin begitu para iblis kepada Nabi Adam. Dan parahnya lagi, setelah kesombongannya itu para iblis sama sekali tidak menyesal, tidak meminta maaf, tidak bertaubat kepada Allah. Maka dari itu, Allah mengutuk iblis untuk merasakan neraka dan tinggal di dalamnya selama-lamanya.

Iblis pun (bisa dikatakan) dendam kepada Nabi Adam dan memikirkan bagaimana caranya agar Nabi Adam tidak diberi tugas di bumi. Akhirnya, Iblis meminta izin kepada Allah untuk menggoda Nabi Adam serta umat manusia sampai hari akhir. Dan jawaban Allah, “silakan.” Kalau dalam bahasa kitanya mah, Allah tuh benar-benar percaya sekali kepada Nabi Adam (manusia) bahwa Nabi Adam akan mampu, akan sangat bisa tahan dari godaan-godaan iblis itu. Maka dari itu, Allah membolehkan iblis menggoda manusia sampai hari ini atau bahkan sampai hari akhir. Allah tuh benar-benar so sweet ya. Dan hari ini, kita sebagai manusia pun yang sudah dipercayakan oleh Allah, nggak boleh tuh harusnya tergoda sama iblis-iblis terkutuk itu. Kita pasti bisa melawan mereka dan nggak usah deh temenan sama iblis yang ngajak kita main-main di neraka. No no no.

Pada suatu waktu, Nabi Adam diberikan pelajaran langsung oleh Allah mengenai banyak hal di surga itu. Seperti dalam surah Al-Baqarah ayat 31-32, “Dan Dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya, kemudian mengemukakannya kepada para Malaikat lalu berfirman: ‘Sebutkanlah kepada-Ku nama benda-benda itu jika kamu memang benar orang-orang yang benar!”. Mereka menjawab: ‘Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”

Ketika Nabi Adam sudah dapat pelajaran yang sangat berharga dari Allah, sifat kemanusiaannya muncul. Exactly, Adam merasa kesepian (ciee..) sampai pada akhirnya Allah memberinya teman dari staf yang sama, yaitu manusia tetapi berbeda jenis. Ya, dia Siti Hawa. Jika Nabi Adam laki-laki, Siti Hawa perempuan. Nah, pada saat di surga itu Allah berfirman dalam surah Al-Baqarah ayat 35, “Dan Kami berfirman: ‘Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik dimana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim.” Yang kita ketahui, pohon yang dilarang Allah didekati oleh Nabi Adam dan Siti Hawa itu dinamakan buah khuldi ya? Nah, katanya sebenarnya pohon itu tidak akan kenapa-kenapa jika didekati atau bahkan dimakan buahnya. Jadi, lebih ke esensi larangan Allanya itu, seperti melatih ketaatan Nabi Adam kepada Allah. Selama ini Nabi Adam sudah diajarkan beberapa hal, diberikan perintah dan dilaksanakannya di surga itu. Saat itu, Nabi Adam seperti layaknya pre-test sebelum diterjunkan, diberikan tugas di bumi sebagai khalifah. Bagaimana jika Allah memberikan larangan kepada Nabi Adam, apakah dipatuhi ataupun sebaliknya. Nah, para iblis mendengar itu dan ini kesempatan baik untuk para iblis untuk menggoda Nabi Adam untuk tidak mematuhi larangan Allah. Sebel banget ya iblis itu. KZL!

Akhirnya, iblis pun terus menerus menggoda Nabi Adam. Strategi pertama, dia membisikan kepada telingan juga hati Nabi Adam, hasilnya nol. Nabi Adam lulus. Strategi kedua, iblis pun membawa pasukannya untuk menggoda Nabi Adam untuk mendekati pohon itu, lagi-lagi hasilnya nol. Nabi Adam lulus. Strategi ketiga yang menurut para iblis pasti ampuh dan dia tahu kelemahan Adam yaitu isterinya sendiri. Perempuan. Para iblis pun membisikan Siti Hawa untuk mendekati pohon itu, mungkin awalnya Siti Hawa tidak mendengar, tidak tergoda atas bisikan iblis jika memakan buah itu akan kekal di surga. Sampai pada akhirnya, Siti Hawa pun termakan kebohongan iblis. Tentu, para iblis bergembira dan meminta Siti Hawa untuk mengajak Nabi Adam ikut merasakan buah itu juga. Strategi iblis yang ketiga ini berhasil. Nabi Adam dan Siti Hawa memakan buah yang dilarang oleh Allah itu. Kemudian, Allah pun menurunkan Nabi Adam dan Siti Hawa ke bumi pada jarak yang sangat jauh. LDR gituuu 😀

Nah, sebenarnya Nabi Adam dan Siti Hawa itu istilahnya bukan diusir dari surga ke bumi. Memang sudahh pada awalnya Allah menciptakan Nabi Adam (manusia) untuk ditugaskan di bumi kan? Hanya saja, mungkin kalau saja Nabi Adam tidak memakan buah itu, Nabi Adam diturunkan ke buminya dengan penghormatan. Setelah Nabi Adam diturunkan di bumi, Nabi Adam sungguh sangat menyesal atas perbuatannya itu. Nabi Adam atas kesalahannya melanggar perintah Allah, Nabi Adam pun bertaubat. Pada surah Al-Baqarah ayat 37, “Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” See? Allah itu udah so sweet baik banget pula.

Intinya gini, peristiwa Nabi Adam yang melanggar aturan Allah itu menjadi pelajaran untuk kita, manusia yang hidup pada saat ini, yang sangat jauh di zaman-zamannya para nabi dan rasul. Terutama di zaman Nabi Adam. Pelajarannya adalah kita manusia tidak akan pernah sempurna, akan selalu ada kesalahan-kesalahan yang kita perbuat. Dan tentu itu ulahnya iblis. KZL. Tapi, tenang…

Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, Saya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, Allah ta’ala berfirman, “…Hai anak Adam, sungguh seandainya kamu datang menghadapKu dengan membawa dosa sepenuh bumi, dan kau datang tanpa menyekutukan-Ku dengan sesuatupun. Sungguh Aku akan mendatangimu dengan ampunan sepenuh bumi pula.” (HR. Tirmidzi, hasan)

“Sesungguhnya rahmat-Ku lebih mengalahkan kemurkaan-Ku.” (HR. Bukhari no. 6855 dan Muslim no. 2751)

Ya, Allah akan memaafkan kesalahan kita. Asalkan kitanya juga yang tahu diri. Bertaubat dan tidak melakukan kesalahan-kesalahan yang sama. Allah itu sayang banget sama kita 🙂

Allah pun menerima taubatnya Nabi Adam pada saat Nabi Adam di bumi. Yaps, ini sudah waktunya beliau untuk melaksanakan tugas yang sudah Allah rencanakan ini. Menjadi khalifah di muka bumi. Diberi tugas untuk memelihara dan melestarikan alam, mengambil manfaat, serta mengelola kekayaan alamnya sehingga terwujud kedamaian dan kesejahteraan segenap manusia.

Jadi, selamat berjuang Talitha haha dan teman-teman. Allah sudah mempercayakan tugas ini kepada kita yang sangat mampu melakukan tugas yang Allah kasih. Harusnya bangga lho dikasih kepercayaan yang begitu besar untuk mengemban amanah ini. Jangan sampai Allah kecewa karena menciptakan kita ya 😀

Ohya, by the way yang LDR-an itu Nabi Adam dan Siti Hawa akhirnya bertemu juga. Dan tempat bertemunya dua sejoli itu akhirnya dimonumenkan dan diberi nama Jabal Rahmah. Jangan berarti niatnya ke sana minta jodoh ya haha. Minta jodoh mah sama Allah dan terus memantaskan diri dulu :))

Bandung, 12 Januari 2015

08:36 WIB

Kemarin di mentoring bahas ini dan ingin dipublish.

Semoga bermanfaat dan menjadi manusia yang dibanggakan oleh Allah ya, Tha. Aamiin.

Thanks For Staying

image

Hati seseorang siapa yang tahu..hanya pemilik dan Penciptanya yang mengetahui. Perempuan itu bertanya pada sahabatnya,
“Terbuat dari apa ya hati mereka yang dikecewakan? Hatinya sudah dibanting, dibuang, diacuhkan, digantung begitu kenapa masih saja ada yang bertahan atau bahkan memaafkan?”
“Hati itu barang pecah belah. Tersenggol sedikit bisa jatuh dan berhamburan puing-puingnya. Rasa kecewa, sakit, kesal pasti ada. Namanya juga manusia. Tapi di dalam hati siapapun akan ada cinta yang mereka jaga. Kau tahu mengapa mereka masih bertahan?”
“Kenapa?”
“Ya karena cinta itu sendiri, cinta yang kuat. Terlebih rasa cinta yang mereka jaga untuk seseorang itu diawali dari cintanya kepada Allah. Aku yakin mereka pasti seperti itu. Bukannya Allah adalah satu-satunya pemberi harapan yang tidak akan pernah mengecewakan umatNya? Sadar atau tidak, kecintaannya pada sesuatu atau seseorang yang hanya karena Allah, sediki demi sedikit rasa kekecewaan itu sirna.
“Dan untuk mereka yang mengecewakan, semoga dia tidak lupa bahwa ada orang-orang yang sangat berharga dan begitu peduli pada mereka.”
Perempuan itu mengangguk setuju dengan penjelasan sahabatnya. Kemudian matanya tertuju pada tiga wanita berjilbab yang saling berpelukan.
—-
Terima kasih untuk tetap tinggal di sampingku meskipun aku mencoba menepismu.
Hm.. sayang kalian.
Photo from tumblr.

Bandung, 6 Januari 2015
10.00 WIB